Sejarah Pasar Seni Sukawati, Jadi Alternatif Membeli Oleh Oleh Khas Bali

Pasar Seni Sukawati Bali menjadi salah satu tempat paling populer di Bali dan wajib wisatawan kunjungi. Destinasi wisata belanja ini akan sangat cocok bagi wisatawan yang gemar membeli oleh-oleh. Belum lengkap rasanya jika pergi ke Bali namun belum singgah ke tempat ini. Berikut beberapa informasi mengenai pasar Sukawati Bali.

Pasar Seni Sukawati Bali Menjadi Destinasi Wisata Belanja Yang Murah

Destinasi belanja yang satu ini terletak di Jl Raya Sukawati, Kabupaten Gianyar Bali, berdekatan dengan salah satu museum paling terkenal di Bali yaitu Museum Seni Batuan. Wisatawan hanya memerlukan waktu 1,5 jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai untuk sampai ke pasar ini.

Wisatawan pasti akan merasa puas apabila datang dan membeli oleh-oleh di sini. Menawarkan berbagai kerajinan pulau Dewata yang khas dengan harga yang murah, membuat pasar ini menjadi buruan banyak wisatawan dan tourist luar. Jadi, wisatawan tidak perlu pusing harus mengeluarkan budget yang berlebihan hanya untuk membeli oleh-oleh bagi sanak saudara.

Bagi wisatawan yang menyukai oleh-oleh seni tempat ini sangat cocok. Di sana wisatawan dapat menemukan berbagai hasil kesenian masyarakat Bali. Contohnya seperti lukisan, patung-patung, frame, kain khas Bali, aksesoris bahkan sampai pakaian. Tidak hanya itu, di sana juga terdapat beberapa makanan dan jajanan khas Bali yang dapat dibeli.

Beragam hasil kesenian Bali dapat wisatawan temukan di sana. Wisatawan akan dapat menemukan banyak macam souvenir kesenian Bali yang sangat melimpah dengan harga yang beragam. Banyak juga tersedia kaos-kaos khas Bali dengan harga murah di sana. Pastilah wisatawan akan merasa puas mendapatkan berbagai keinginannya di pasar seni Sukawati Bali ini.

Faktanya, pasar ini sudah berdiri sejak lama sekitar tahun 80an dan menjadi saksi sejarah pulau Bali pada zamannya. Nah, penasaran bagaimana awal mula pasar ini terbentuk?  Simak penjelasan mengenai sejarah Pasar Sukawati di bawah ini!

Mengenal Sejarah Pasar Sukawati Bali

Pasar ini sudah menjual berbagai kerajinan khas masyarakat bali pada tahun 1980-an. Pada waktu banyak pengrajin patung asal Sukawati yang terkena penertiban oleh petugas setempat. Merasa ingin berkarya akhirnya beberapa pengrajin itu menyampaikan keinginannya untuk dapat menjual hasil karya mereka. Barulah para pemerintah setempat mengabulkan permintaan para seniman tersebut.

Maka pemerintah setempat sepakat untuk meminjamkan sebuah tempat di daerah Banjar Tebuana dan Banjar Takluk, Desa Sukawati. Tempat tersebut boleh dipakai oleh para seniman Sukawati untuk menjualkan hasil karya-karyanya, namun sayangnya masih bersifat sementara.

Menginjak pertengahan tahun 1983 diadakan sebuah pembebasan lahan atas kehendak pemda Gianyar, dan dibangunlah Pasar Sukawati ini. Pasar tersebut kemudian langsung di resmikan oleh Gubernur Bali pada saat itu yaitu Prof. Dr.Ida Bagus Mantra pada tanggal 25 Mei 1985. Maka pada saat itulah pasar seni ini mulai banyak dikunjungi orang dan sangat terkenal hingga sekarang.

Mengingat perjuangan para seniman Bali pada waktu itu, membuat pasar seni Sukawati Bali ini menjadi salah satu bukti sejarah yang harus dijaga. Oleh karena itu jangan sampai lupa untuk mampir ke tempat ini. Lestarikanlah kerajinan khas Nusantara, khususnya daerah Bali.

Nah, ada beberapa tips dan trik untuk berbelanja di pasar seni ini. Memiliki lahan yang luas dengan beragam pedagang yang menjajakan jualannya, banyak wisatawan yang kerap bingung untuk berbelanja di sini. Tips dan trik ini akan memudahkan wisatawan dalam berbelanja maupun dalam mendapatkan harga yang paling mirng.

Tips Membeli Oleh Oleh Bali Di Pasar Sukawati

Agar wisatawan dapat berbelanja dengan efektif ada beberapa tips yang harus dipakai saat berbelanja di pasar seni ini. Bagaimana tipsnya? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Berbelanja Di Pagi Hari

Pagi hari merupakan waktu yang sangat tepat untuk berbelanja dengan bebas. Datanglah pada waktu jam buka yaitu pukul 06.00 agar suasana pasar masih sepi. Suasana yang sepi akan memudahkan wisatawan untuk memilih barang-barang dengan bebas tanpa berdesak-desakan.

Selain itu dengan datang di pagi hari membuat wisatawan memiliki waktu yang panjang untuk berbelanja. Biasanya pada jam 6 sampai jam 10 pagi bisa mendapatkan potongan harga yang lumayan.

2. Berkeliling Dan Survey Harga

Memiliki banyak toko-toko di dalamnya pasti akan membuat wisatawan bingung untuk memilih. Tips selanjutnya adalah lakukanlah survey terlebih dahulu dari toko satu ke toko lainnya. Hal ini akan membuat wisatawan dapat menemukan oleh oleh Bali dengan harga yang terbaik.

3. Belanja Borongan Dengan Jumlah Banyak

Agar mendapatkan harga yang lebih murah, sebaiknya wisatawan membeli dalam jumlah partai yang besar atau borongan. Maka, jangan segan untuk mengajak keluarga atau teman yang banyak ke pasar ini. Wisatawan dapat menggabungkan belanjaan untuk mendapatkan potongan harga yang fantastis. Ini tentu akan lebih menghemat budget.

4. Bersikap Ramah

Sebagai wisatawan wajib hukumnya untuk bersikap ramah kepada setiap pedagang. Pembeli yang ramah juga akan disambut oleh pedagang-pedagang ramah di sana. Melalui keramahan bisa saja akan diberikan beberapa potongan harga. Selalu ucapkan salam dan juga saling senyum ketika memasuki beberapa toko-toko di pasar ini.

5. Pandai Merayu dan Menawar

Tips paling jitu untuk berbelanja di pasar ini adalah gunakan keahlian merayu dan menawar. Tanpa merayu dan menawar wisatawan tidak akan mendapatkan keuntungan seperti potongan harga. Namun, tetaplah gunakan kata-kata yang sopan saat menawar, agar terjadi komunikasi yang baik antara penjual dan pembeli.

Begitulah beberapa informasi yang terkait dengan Pasar Seni Sukawati Bali. Semoga bermanfaat dan selamat berbelanja!

Tinggalkan komentar