Daftar Objek Wisata Di Denpasar, Tempat Nongkrong Dimalam Hari

Bali terkenal dengan objek wisata serta adat istiadat dan kebudayaannya. Tak heran jika tidak hanya turis lokal yang datang mengunjungi Bali namun juga turis mancanegara. Denpasar merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika berada di Bali. Pasalnya, tempat wisata di Denpasar sangatlah beragam dan siap memanjakan liburan setiap pengunjungnya.

Tidak sedikit pula objek wisata di Denpasar yang buka hingga malam atau bahkan 24 jam. Objek wisata seperti ini sangatlah cocok untuk dijadikan tempat nongkrong pada malam hari. Oleh karena itu, Denpasar terkenal tidak pernah sepi. Berikut adalah daftar objek wisata di Denpasar yang cocok untuk nongkrong malam hari.

1. Taman Lumintang Denpasar

Salah satu tempat wisata di Denpasar yang memiliki nuansa romantis adalah Taman Lumintang. Wisata malam hari akan sangat menyenangkan dengan mengunjungi taman ini. Para pengunjung yang datang akan melihat pertunjukan air terjun bak di Singapura. Tak heran jika suasana romantis tergambar disetiap sudut di taman ini.

Lokasi taman ini terletak di Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Bali. Terdapat berbagai macam aktivitas yang dapat dilakukan di taman ini. Aktivitas tersebut diantaranya adalah jogging, bermain bulu tangkis, bersepeda, yoga dan lainnya. Tak heran jika tempat ini banyak dikunjungi untuk berolahraga pada pagi, sore dan malam hari.

Selain menikmati nuansa romantis dan berolahraga, para pengunjung juga dapat melakukan wisata kuliner. Taman ini juga menawarkan berbagai makanan khas Bali yang lezat. Pengunjung dapat menikmati bubur bali, ayam betutu, es kelapa muda, d’crepes, tipat kuah dan lainnya. Sangat beragam bukan? Wisata ini dapat menambah referensi makanan Indonesia para pengunjung.

2. Pura Agung Jagatnatha

Objek Wisata lain yang berada di kota Denpasar adalah Pura Agung Jagatnatha. Pura  ini terletak di Jalan Surapati, Dangin Puri, Denpasar Timur. Lokasinya sangat mudah untuk ditemukan karena terletak tepat disamping Museum Bali Denpasar. Para pengunjung yang datang tidak perlu membayar biaya tiket masuk atau administrasi lainnya.

Namun, apabila para pengunjung yang datang tetap masih bisa memberikan sumbangan. Uang sumbangan itu sendiri nantinya akan digunakan untuk perawatan bangunan pura. Pura yang khusus didirikan untuk tempat pemujaan kepada Hyang Widhi Wasa ini terbuka untuk umum. Tempat ini dibuka selama 24 jam sehingga dapat juga dikunjungi pada malam hari.

Bali sangat terkenal dengan adat istiadat dan kebudayaannya. Oleh karena itu, tidak heran jika pura juga menjadi salah satu tempat wisata di Denpasar. Disini para pengunjung dapat belajar tentang agama yang banyak dianut oleh masyarakat Bali khususnya di Denpasar.

3. Nol Kilometer Denpasar

Tempat wisata lain yang dapat dikunjungi ketika berada di Denpasar adalah Nol Kilometer Denpasar. Nama tempat wisata ini nampaknya tidak asing lagi. Hal ini karena hampir disetiap daerah memiliki kawasan Nol Kilometer. Penamaan kawasan ini karena adanya sejarah dimasa sebelumnya.

Kawasan Nol Kilometer Denpasar mempunyai sejarah tersendiri dibalik penamaannya. Dahulu kawasan ini merupakan tempat dimana ribuan rakyat Kerajaan Badung melawan Belanda sampai titik darah penghabisan. Peristiwa tersebut juga dikenal sebagai Perang Puputan.

Tak heran jika kawasan ini dijadikan sebagai monumen perjuangan rakyat Bali. Kawasan dengan konsep taman ini selalu ramai dikunjungi tak hanya pada hari libur. Para pengunjung yang datang dapat melakukan berbagai macam aktivitas disini selain menyaksikan sisa sejarah yang ada. Inilah mengapa tempat wisata di Denpasar ini banyak menjadi incaran.

4. Taman Werdhi Budaya Art Centre

Selain terkenal dengan adat istiadat dan kebudayaan, Bali juga terkenal dengan keseniannya. Tak heran jika banyak pecinta seni datang mengunjungi Bali untuk menikmati berbagai kesenian yang ada. Salah satu lokasi yang menjadi tempat berbagai macam kesenian ditampilkan adalah Taman Werdhi Art Centre.

Lokasi ini menyajikan berbagai macam wisata seni bernilai tinggi. Terdapat berbagai macam pertunjukan khas Bali yang dipertunjukkan disini. Pertunjukan tersebut diantaranya adalah Tari Barong, Tari Kecak, Gamelan, dan lain sebagainya. Namun, tempat ini melakukan pertunjukan rutin satu tahun sekali yakni bulan Juni dan Juli.

Apabila tidak ada pertunjukan, taman ini masih dibuka untuk umum. Terdapat beberapa spot yang sangat cocok untuk dijadikan spot selfie disini. Ukiran dan bangunan khas Bali serasa membawa pengunjung ke kehidupan orang Bali pada umumnya. Pada malam hari pun tempat ini cocok untuk dijadikan tempat nongkrong dan bersantai.

5. Pura Sakenan

Tempat wisata di Denpasar lainnya yang wajib dikunjungi adalah Pura Sakenan. Pura ini terletak di Jalan Banjar Pemalukan, sepuluh kilometer dari pusat pusat kota Denpasar. Hal utama yang menjadikan pura ini berbeda dengan pura lainnya adalah keindahan arsitektur bangunannya. Pura ini juga dibuka untuk umum selama 24 jam setiap harinya.

Oleh karena itu, Pura Sakenan sangat cocok dijadikan sebagai objek wisata malam. Dua buah pohon besar yang ada di pura ini menjadi sejarah tersendiri. Konon katanya, dua pohon besar tersebut merupakan tempat tinggal roh yang menjaga Pura Sakenan. Oleh karena itu, dua pohon tersebut tidak boleh ditebang.

Pendirian pura ini cukup unik karena untuk membangunnya menggunakan perpaduan batu kapur dan karang merah. Pura Sakenan didirikan oleh Mpu Kuturan, seorang Pendeta Hindu jaman Kerajaan Majapahit. Meskipun usianya yang telah tua, pura ini tetap dijadikan sebagai tempat peribadatan masyarakat Hindu hingga sekarang.

Mengunjungi Pulau Dewata Bali seolah tidak lengkap jika tidak menikmati wisata malamnya. Tak heran jika kota Denpasar Bali juga menyediakan tempat-tempat wisata yang buka 24 jam. Para pengunjung dapat memuaskan diri untuk menikmati keindahan Bali serta kesenian dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Selain menambah referensi tempat, juga menambah wawasan kebudayaan.

Tinggalkan komentar